Macro for Newbie: Perintah Mengolah Tampilan Cell

Kita akan membahas perintah yang dapat digunakan dalam mengubah tampilan cell dalam Excel, baik dari tampilan font, latarbelakang, border atau tampilan lainnya. Bila anda belum mengenal macro atau visual basic for applications (vba), sebaiknya anda membaca postingan sebelumnya “Membuat Aplikasi Pada Excel“, kalau sudah, mungkin bisa jadi refresh memory saja.

Bentuk standar kode pemograman dengan vba/macro adalah:

Sub NamaProcedure()
    kode_program_disini
End Sub

Perlu diingat bahwa kode yang saya cantumkan hanya akan menampilkan kode perintah tanpa menyertakan lagi Sub NamaProcedure() dan End Sub. Jadi kalau mau menjalankan macro-nya, pastikan 2 baris tersebut ada dalam macro anda.

Mengolah FONT
Cells(1,1).Font.Bold = True           ‘merubah text menjadi Bold
Cells(“A1”).Font.Italic = True         ‘merubah text menjadi Italic
Range(“B3”).Font.Underline = True  ‘merubah text menjadi Underline
Range(“A1:B2”).Font.Size = 20        ‘mengubah ukuran text
Cells(3,4).Font.ColorIndex = 32      ‘merubah warna text menjadi Biru=32, merah = 3, hijau=10
Cells(5,4).Font.Name = “Calibri”     ‘merubah jenis font jadi calibri, atau font lain Arial, Verdana, dll

Mengolah Cell
Cells(1,1).Interior.ColorIndex = 10 ‘merubah warna latar cell menjadi hijau

Range(“E11:F14”).Select     ‘block area, setelah diblok, kita bisa menggunakan perintah with
With Selection.Borders(xlEdgeLeft) ‘border sisi kiri diberi garis continuous tipis
      .LineStyle = xlContinuous
      .Weight = xlThin
      .ColorIndex = xlAutomaticganti xlAutomatic dengan angka 32 agar border jadi biru

End With
With Selection.Borders(xlEdgeTop) ‘border sisi atas diberi garis continuous tipis
      .LineStyle = xlContinuous
      .Weight = xlThin
      .ColorIndex = xlAutomatic
End With
With Selection.Borders(xlEdgeBottom) ‘border sisi bawah diberi garis continuous tipis
     .LineStyle = xlContinuous
     .Weight = xlThin
     .ColorIndex = xlAutomatic
End With
With Selection.Borders(xlEdgeRight) ‘border sisi kanan diberi garis continuous tipis
    .LineStyle = xlContinuous
    .Weight = xlThin
    .ColorIndex = xlAutomatic
End With

Range(“A2:B34”).ClearContent     ‘ hapus isi cell
Cells(5, 3).EntireRow.Insert     ‘ insert satu Baris
Cells(5,4).EntireColumn.Insert    ‘ Insert satu Kolom
Cells(“A1”).EntireRow.Delete    delete satu baris
Cells(“A1”).EntireColumn.Delete   ‘ delete satu kolom

Range(“A1:B23”).HorizontalAlignment = xlCenter   ‘align center, xlRight untuk align kanan, dst
Range(“A1:A:5”).MergeCells = True      ‘merge cell

Handle Sheet atau Workbooks
Sheets(1).Select    ‘pindah ke Sheet yang berada diurutan 1 dari kiri
Sheets(“Sheet1”).Select        ‘ pindah ke Sheet yang bernama Sheet1
Windows(“File1.xls”).Activate      ‘ mengaktifkan/pindah ke File1.xls
Workbooks(“File1.xls”).Save        ‘ Save File1.xls
ActiveWorkbooks.SaveAs Filename:=”C:\Temp\File2.xls”  ‘simpan file yang sedang aktif ke C:\Temp\File2.xls
Workbooks.Open Filename:=”C:\Temp\File3.xls”    ‘buka File3.xls yang berada difolder C:\Temp\
ActiveSheet.Name = “NamaSheet”     ‘merubah nama sheet yang sedang aktif menjadi NamaSheet
Sheets(“Data”).Copy After:=Sheets(2)      ‘Copy sheet Data, dan letakkan sesudah Sheet(2)

Dan pastinya masih banyakperintah yang lainnya, suatu saat kita bahas untuk perintah-perintah yang lainnya. Semoga bermanfaat.

Beri Komentar