Yahoo! Messenger Public Chat Room Ditutup

JumaBatu.com – Sejak 14 Desember 2012, Yahoo! secara resmi menutup fasilitas Public Room Chat dari Yahoo! Messenger. Mengingat fasilitas ini termasuk yang populer dikalangan pengguna fasilitas chating ini, langkah ini tentunya mengejutkan dan tentu saja mengecewakan banyak orang, termasuk saya tentunya.

Meskipun saat ini sudah jarang menggunakan fasilitas Public Room Chat, tapi masih ingat bagaimana saya mendapatkan banyak teman dan kenalan melalui fasilitas ini. Sehingga ketika Yahoo! memutuskan untuk menghilangkan fasilitas ini, rasanya sangat disayangkan.

Alasan penutupan ini sendiri dari pihak Yahoo! menyatakan bahwa ini dilakukan agar mereka bisa fokus dalam pengembangan produk andalan mereka. Adalah wajar mengingat persaingan ketat yang dihadapi Yahoo! saat ini, sehingga perlu untuk lebih memperkuat core business-nya agar dapat kembali berjaya seperti dahulu.

Good luck Yahoo!.

Keyboard QWERTY Dirancang untuk Mengetik Lebih Lambat

Jumabatu.com – Tahukah anda bahwa pada awalnya keyboard QWERTY dirancang untuk memaksa orang mengetik agar lebih lambat? Ya, benar, rancangan ini digunakan agar orang yang mengetik bisa lebih lambat. Disebut keyboard QWERTY karena tombol Q, W, E, R, T dan Y pada baris paling atas dari keyboard tersebut.

Pada awal mesin ketik diciptakan oleh Christoper Scholes sekitar tahun 1868, dengan susunan tombol yang tidak menggunakan urutan QWERTY. Masalah timbul ketika orang yang mengetik dengan sangat cepat, sehingga mesin tik ini tidak mampu mengimbanginya, dan sering kali batang-batang huruf ini saling bertabrakan/berkait yang ujung-ujungnya menyebabkan kerusakan pada mesin ini. Sehingga dicari cara untuk mengacak-acak urutan tombol ini, sehingga orang tidak akan mengetik terlalu cepat tapi masih cukup efektif.

Hingga akhirnya badan-badan standarisasi internasional menggunakan urutan tombol QWERTY ini sebagai standar dasar keyboard dan mesin tik yang dipakai hingga saat ini. Meskipun ada beberapa jenis keyboard yang menggunakan standar yang berbeda di beberapa negara, namun pada umumnya keyboard di dunia menggunakan kombinasi tombol huruf QWERTY ini.

Berani Bayar Berapa Untuk Sebuah Nama Domain?

Masih banyak pelaku dan pengguna Internet di Indonesia belum tahu kalau nama domain bisa dijual, atau bahkan masih berpikir bahwa menjual domain adalah bisnis yang curang dengan mengambil keuntungan dari orang lain. Atau juga masih belum tahu seberapa penting kualitas sebuah nama domain, sehingga memilih untuk menggunakan domain asal-asalan demi untuk menghemat biaya. Well meskipun kita tidak akan membahas ini, ada baiknya membaca cara memilih domain yang baik dalam artikel ini “Mengapa Membeli Domain“.

Kalau kita masih membahas apakah domain boleh diperjualbelikan atau tidak, rasanya kita masih ketinggalan jaman dan membuang-buang waktu. Sebagai pertimbangan, saat ini ada 2 broker atau biasa disebut domain marketplace besar yang merupakan pusat jual domain, yaitu Sedo.com dan Afternic.com. Setiap minggunya nilai penjualan domain dari masing-masing marketplace bisa mencapai US $1 Juta. Tentunya pasar terbesar domain yang terjual sebagian besar masih berada di pasar Amerika.

Dalam sebulan terakhir ini, ada beberapa domain bahasa Indonesia yang terjual dengan harga yang menggiurkan. Yang paling fantastis tentunya domain IndoTogel.com yang terjual di Sedo.com seharga US $33.000, atau setara dengan 300 juta rupiah bila dihitung dengan kurs 9200 rupiah = 1 dolar. Saat ini, IndoTogel.com dikembangkan menjadi situs Online Betting.